Silahkan mengisi jajak pendapat berikut. Tidak ada konsekuensi pada nilai. Hal ini hanya merupakan sarana untuk perbaikan pengajaran.
10 CommentsSilahkan mengisi jajak pendapat berikut. Tidak ada konsekuensi pada nilai. Hal ini hanya merupakan sarana untuk perbaikan pengajaran.
10 Comments
ass…
iya sih pa, tetapi pada perkuliahan bisa jg ada, cuman tidak lebih khusus memberikan “penyegarannya”
Wass…
huahahahaha…
menjelang ujian saja bnyk yg pilih
menurut saya menjelang ujian, biasanya para mahasiswa sering lupa dengan pelajaran perkuliahan jd kalau dijelaskan kembali menjelang ujian bisa mengingat kembali pelajarannya. ” penyegaran materi”
menurut saya sangat baik menjelang ujian,buat penyegaran kembali materi perkuliahan, biar lebih ingat..gitu lhoe pak………
makasih banyak ya pak
wassalam.
If we talk about time, thats tha answer, coz we cant manage tha time, coz we are work every day, AFter work we tired n next go to bed , hehe. . . ! maybe a have a sollution like Mr.Akhid said we have to spare our time for 5 or 10 minute to read our book everyday (if we have “he he ..” ), but tha q.. is “can us do that ?”
dunno …???????…..
Pak,gimana nie ko ngak ada perkembangan di Websitenya?
disini seolah-olah kita cuma belajar waktu kita kuliah saja atau lebih tepatnya waktu ujian saja.
cocok kalau hasil votingnya seperti itu, tanpa sengaja kita juga telah memberi contoh seperti itu.
saya saran gimana kalau di web site ini juga mencantumkan informasi-informasi baru terkait materi yang kita pelajari.
Thanks.
Hasil voting menunjukkan teman-teman yang “hanya belajar ketika menjelang ujian” lebih banyak…
Menurut pendapat saya, kondisi ini dikarenakan :
- memang teman-teman sudah tidak terbiasa belajar.
- mahasiswa tidak tertarik dengan mata kuliah dan aktivitas pembelajarannya, atau karena teman-teman hanya tertarik dengan gelar yang akan didapat.
- bahan materinya yang diberikan sering berbahasa inggris, memang mahasiswa disuruh cari yg bahasa indonesia…tapi jarang ada yang bertindak benar2 cari bhn bhs indonesia.
Karena jurusan manajemen intinya adalah pemahaman,
Mungkin solusinya bisa diadakan semacam permainan sambil belajar, salah satu gambarannya :
- Waktu perkuliahan berlangsung, dosen membuat/mengarang sebuah kasus (tentang materi yang dibahas saat itu)…
- lalu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok (1 kelompok mungkin 10-15 orang) untuk membahas solusi dari kasus yang diberikan.(mereka diberikan waktu sekitar 2/3 waktu pertemuan untuk berdiskusi)
- setelah itu, setiap perwakilan kelompok akan menerangkan solusi dari kelompoknya kepada seisi kelas…perwakilan kelompok dipilih dari undian(acak), entah seperti arisan, dsb.
- dalam setiap kelompok, ada tim :
1. yg menganalisis kasus/masalah dan mencari solusinya.
2. yang menyampaikan/menerangkan hasil diskusi kelompok kepada seisi kelas (tim perwakilan).
3. tim pengontrol waktu, saat analisis,diskusi,dan penyampaian.(tim ini tugasnya hanya memperingatkan kepada kelompok mereka sudah berapa waktu yg ditempuh)
4. tim penyedia informasi/data.
(semua tim ini dipilih acak,semuanya acak).
Permainan ini bisa dibuat jadi tugas rumah yang akan dibahas setiap pertemuan, atau dilakukan ketika perkuliahan berlangsung.
Ini hanya gambaran besar dari saya, yang mungkin nantinya akan di ubah sesuai kondisi nyata yang terjadi.
Banyak permainan-permainan/diskusi yg bisa dibuat selain yang saya gambarkan diatas, yang penting tujuannya utamanya adalah :
1- Pemahaman mendalam para mahasiswa tentang materi yang dibahas
2- Mahasiswa dipaksa/terpaksa untuk aktif
3- Kelas lebih dinamis
Masih banyak otak-otak lain yang punya ide lebih bagus…mohon tuliskan disini untuk kemajuan kita semua…
yaaah,,, entah ini fenomena apa yang terjadi pada sebagian besar mahasiswa pak… tapi inilah sedikit gambaran yang mewakili keseluruhan mahasiswa unlam…
MEMANG MJELANG UJIAN SAJA TP LEBIH BAIK TERJADWAL BILA MATAKULIAH BPK MASUK,…KAN ENAKKK INGET TERUUUUSSS,…MHSSW KBNYAKAN SRG LP N G SRIUS DGN YG D PLAJARI JD SRG LALI,..HE,..Ok pak
hmmm..
maybe dalam pemberian materi, bpa bsa mmbagi mhasiswa dalam bbrapa klompok(bsa perklompok/perorang) dan mmberikan tugas untuk mmbuat persentasi per bab, agar mahasiswa bisa lebih aktif dlam memperdalam materi yang akan anda sampaikan (jdi mhasiswa lebih mmbaca buku), dengan persentasi tersebut, dharapkan mahasiswa dapat lebih memahami, mengerti dan lebih aktif dalam kuliah. selain itu juga dapat meningkatkan daya nalar mahasiswa, dengan sesi tanya jawab, juga menjadikan kelas tidak pasif….
dan bapa tinggal meluruskan ato menjelskan hal2 yang kurang tidak dmengerti mahasiswanya saja..
jdi kuliah bsa lebih mudah dan aktif..
tdak cmn datang, bwa binder, catat2 truz pulank dngan pikiran blank (pngalamn pribadi)..
xixixixixixi….